Masih ingat kisah seorang sahabat yang dikabarkan
Rasulullah masuk surga karena setiap malam sebelum tidur dia selalu
memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah kepadanya?. Masih
ingat kisahnya Bilal bin Rabbah,dalam sebuah hadist yang diriwayatkan
Imam Bukhari,
“Rasulullah berkata kepada Bilal, “Ceritakanlah kepadaku
amal apa yang amat engkau harapkan dalam Islam, sebab aku mendengar
suara kedua sandalmu di surga?” Bilal menjawab; “Tidak ada amal ibadah
yang paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu baik siang atau malam
aku selalu shalat setelahnya sebanyak yang aku suka”
Masih ingat kisah seorang Wanita yang sudah bertahun-tahun
dikubur namun jasad dan wajahnya tampak seperti baru dikuburkan.Bahkan
dengan senyuman yang sangat berseri di wajahnya.Ketika ditanyakan kepada
ibunya,apa yang telah dilakukannya selama hidup di dunia,sehingga
mendapatkan kemulian tersebut.Amal istimewa yang selalu dilakukan selama
hidupnya adalah tilawah Qur’an setiap habis sholat meskipun hanya
sebentar.
Ada juga cerita seorang akhwat,yang terkena bencana Tsunami
di Aceh saat sedang mengisi dauroh di sebuah kampus ternama di
Aceh.Jasadnya tidak rusak,bahkan pakaiannya masih utuh tanpa ada yang
robek.Padahal kebanyakan orang yang meninggal di lokasi yang sama
dengannya mengalami luka-luka yang mengerikan.Ibu ini adalah seseorang
yang senantiasa menjaga auratnya semenjak berusia baligh sampai dia
meninggal dunia.
Masih dari Aceh,saat proses pencarian korban
tsunami.Relawan-relawan yang setiap hari tugasnya berhadapan dengan
mayat-mayat yang setengah membusuk,hancur dan bau dikarenan lama
terendam di air dan tertimpa reruntuhan bangunan,suatu hari mencium bau
yang sangat wangi.Mereka penasaran darimana sumber bau wangi itu
diantara bau busuk dari mayat-mayat yang lain.Bau wangi ini terasa
sangat istimewa,seakan-akan jadi penghibur bagi mereka yang bertemankan
dengan bau-bau yang menusuk hidung.Setelah lama berusaha
mencarinya,mereka akhirnya menemukan sumber bau yang istimewa
itu,ternyata dari salah seorang korban tsunami.
Tapi mayat ini amat istimewa,selain mengeluarkan bau yang
wangi,jasadnya tidak rusak sedikitpun.Bahkan wajahnya dihiasi dengan
senyuman kebahagiaan.Karena istimewanya mayat ini,para relawan
memutuskan untuk tidak menguburkan jenazahnya di kuburan massal seperti
mayat-mayat yang lain.Mereka berusaha mencari identitas korban dengan
mengumumkan penemuan jenazah tersebut kepada masyarakat.Ternyata ada
anggota keluarga yang mengenali jenazah tersebut dan membawa pulang
jenazahnya untuk dikuburkan secara layak.Namun,sebelum anggota keluarga
membawa pulang jenazah tersebut,relawan-relawan yang penasaran
bertanya,apa yang telah dilakukan oleh jenazah tersebut selama hidup
didunia”?.Anggota keluarganya menjelaskan,bahwa jenazah tersebut adalah
seorang hafidzah yang istiqomah menjaga hafalannya.Memuraja’ah
hafalannya setiap hari.
Belajar dari beberapa cerita diatas,hendaknya kita juga
memiliki amalan istimewa yang konsisiten kita lakukan setiap
harinya.Kemuliaan mereka terlihat dari konsistennya mereka menjaga
amalnya.Meskipun terkesan sederhana,tapi tidak banyak orang yang
konsisten dan mampu melaksanakannya.Merekakalah orang-orang pilihan yang
memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan yang lain.
Sesungguhnya surga itu memiliki banyak pintu,dan setiap
orang akan memasuki pintu-pintu tersebut sesuai amal terbaiknya atau
amal unggulannya selama hidup.Meskipun kita juga memiliki kesempatan
memasuki surga melalui semua pintu seperti Abu Bakar As Shiddiq,tapi
yang paling penting adalah kita harus mempersiapkan amal terbaik kita
dihadapan Allah SWT,untuk selanjutnya kita serahkan kepada Allah untuk
menilainya sembari kita memohon keapada Allah agar memasukkan kita
kebarisan orang-orang yang mendapatkan kemulian JannahNya.
Dalam 24 jam waktu kita,begitu banyak ibadah yang bisa
menjadi amalan unggulan kita.Misalnya : Sholat berjamaah tepat pada
waktunya,bersedekah setiap harinya,berwudhu sebelum tidur,puasa
senin-kamis,selalu mengucapkan salam saat bertemu dg saudara seiman
0 Response to "Amalan Istimewa"
Post a Comment